Salah satu pertanyaan pertama yang muncul saat sebuah bisnis mau punya website adalah: berapa sebenarnya biayanya? Jawabannya cukup lebar — mulai dari ratusan ribu rupiah sampai puluhan juta — karena tergantung jenis website, fitur, dan siapa yang mengerjakannya. Artikel ini merangkum kisaran harga yang wajar untuk tiap jenis website di Indonesia, supaya Anda punya patokan sebelum mulai tanya-tanya ke vendor.
Table of Contents
Kisaran Harga Berdasarkan Jenis Website
1. Landing Page / Website Sederhana
Untuk satu halaman promosi produk atau layanan, harga landing page biasanya mulai dari Rp800 ribu sampai Rp2 juta kalau memakai template siap pakai dengan konten yang Anda siapkan sendiri.
2. Website Company Profile
Ini jenis yang paling umum dipesan bisnis kecil-menengah. Company profile sederhana (sekitar 5 halaman, berbasis template, tanpa CMS) mulai dari Rp500 ribu–Rp1 juta. Kalau butuh CMS supaya kontennya bisa diedit sendiri, plus SEO dasar dan domain .com, kisarannya naik ke Rp850 ribu–Rp2 juta.
Untuk bisnis yang serius membangun kehadiran online jangka panjang, budget ideal ada di kisaran Rp2–5 juta — di rentang ini Anda biasanya sudah dapat desain yang lebih matang dan struktur yang SEO-ready sejak awal, bukan sekadar template polos.
3. Website Toko Online (E-commerce)
Toko online butuh fitur tambahan seperti katalog produk, keranjang belanja, dan integrasi pembayaran, jadi harganya naik — mulai dari sekitar Rp4,5 juta ke atas tergantung jumlah produk dan kompleksitas alur checkout.
4. Website Korporasi / Custom
Untuk website dengan desain custom penuh, banyak halaman, dan integrasi sistem backend (misalnya terhubung ke ERP atau CRM internal), biayanya mulai dari Rp3 juta dan bisa melewati Rp50–100 juta kalau ruang lingkupnya besar dan teknologinya kompleks.
Faktor yang Mempengaruhi Harga
- Jumlah halaman dan kompleksitas struktur konten
- Desain custom vs. template yang sudah jadi
- Kebutuhan CMS (apakah konten harus bisa diedit sendiri tanpa developer)
- Integrasi pihak ketiga — payment gateway, CRM, sistem inventaris, dsb.
- Kebutuhan integrasi AI automation (chatbot, otomasi proses) yang makin sering diminta bisnis modern
- SEO dasar (struktur, metadata, kecepatan halaman) yang disiapkan sejak awal atau tidak
Jangan Lupa Biaya Tahunan
Di luar biaya pembuatan sekali bayar, ada biaya berlangganan tahunan untuk domain dan hosting — biasanya berkisar Rp500 ribu sampai Rp2 juta per tahun tergantung provider dan spesifikasi server yang dipakai.
Cara Memilih Paket yang Tepat
Yang paling penting bukan mengejar harga termurah, tapi memastikan paket yang dipilih sesuai kebutuhan bisnis sekarang dan bisa berkembang untuk kebutuhan 1–2 tahun ke depan. Website company profile murah tanpa CMS akan terasa terbatas begitu bisnis mulai sering update konten atau butuh halaman baru — sementara membayar untuk fitur e-commerce lengkap padahal belum butuh jualan online juga sama-sama tidak efisien.
Kalau Anda startup yang masih dalam tahap validasi ide, pertimbangkan mulai dari MVP (Minimum Viable Product) dulu sebelum berinvestasi ke website skala penuh.
Prinsip sederhananya: bayar untuk struktur dan fondasi yang benar (SEO-ready, mudah di-maintain), bukan sekadar tampilan yang terlihat bagus di hari pertama.
Kalau Anda sedang mempertimbangkan pembuatan website untuk bisnis, tim kami membantu dari perencanaan struktur sampai peluncuran — lihat detail layanannya di halaman Web Development kami.



Comments
Have a question or feedback? Share it in the comments!