Dari Invoice di Word ke SaaS yang Dipakai Banyak Agency

Ilustrasi produk SaaS untuk agency (desain, marketing, dev) yang butuh sistem manajemen proyek dan invoicing dalam satu langganan.

SAASAGENCY MANAGEMENTPROJECT TRACKINGINVOICING

Ini adalah konsep ilustratif, bukan proyek klien nyata — data dan hasil yang ditampilkan adalah contoh untuk mendemonstrasikan apa yang bisa kami buat.

Proyek jalan di banyak tools. Invoice-nya masih diketik manual di Word.

Saat progress proyek dan invoicing dikelola di alat yang berbeda-beda per agency, sulit membangun satu produk yang bisa dipakai berlangganan oleh banyak agency dengan alur kerja yang konsisten.

agency_saas / tenant_overview
Agency Terdaftar
8
Proyek Aktif
46
Invoice Manual
19
Staf per Agency Rata-rata
9
AgencyProyek AktifStatus Invoicing
Studio Kreasi9Otomatis
Digital Growth6Manual di Word
Brand Forward11Sebagian Manual
Pixel Works7Otomatis
Total AgencyAgency Invoicing Otomatis
Q1Q2Q3Q4

Bukan kurang agency yang butuh sistem. Tapi tiap agency kelola proyek & invoice sendiri.

01

Progress proyek tersebar di banyak tools

Sebagian agency pakai spreadsheet, sebagian chat, sulit ditarik jadi satu produk yang konsisten.

02

Invoice diketik manual per klien

Tim harus hitung dan tulis ulang invoice di Word/Excel tiap kali mau tagih klien.

03

Sulit scale ke agency lain

Menambah agency baru berarti bikin alur kerja dan template dari nol lagi.

Satu produk, dipakai berlangganan oleh banyak agency sekaligus.

Tiap agency dapat ruang kerja sendiri (multi-tenant), tapi berjalan di atas satu sistem yang sama.

01 / ONBOARD

Agency Daftar

Agency baru mendaftar dan mendapat ruang kerja (tenant) sendiri.

02 / SETUP

Setup Proyek & Klien

Data proyek, klien, dan rate kerja dimasukkan ke sistem.

03 / OPERATE

Operasional Harian

Tim kerja lacak progress proyek dan jam kerja lewat satu sistem.

04 / INVOICE

Invoicing Otomatis

Invoice dibuat otomatis dari data proyek dan jam kerja yang tercatat.

05 / SCALE

Agency Baru

Agency lain bisa onboarding dengan proses yang sama.

Contoh: SaaS dengan 8 agency berlangganan.

Skenario ilustratif berdasarkan pola umum agency kreatif/marketing/dev kecil-menengah yang masing-masing masih punya cara kerja berbeda. Angka di bawah adalah contoh untuk menggambarkan sistem, bukan klaim hasil klien.

Skenario Ilustratif

SaaS multi-tenant untuk manajemen proyek & invoicing agency

8 agency independen ingin punya sistem manajemen proyek dan invoicing yang sama, tapi datanya harus tetap terpisah antar agency. Masing-masing butuh proyek, klien, dan invoice sendiri.

Tujuan utama: membuat satu produk bisa menjawab tiga kebutuhan sekaligus:
  1. Bagaimana data tiap agency tetap terpisah dan aman?
  2. Bagaimana agency baru bisa onboarding cepat?
  3. Bagaimana invoice dibuat otomatis dari progress proyek?

Illustrated automation architecture

Tenant AgencyProyek, Klien, Jam kerja
Core PlatformMulti-tenant, Data terpisah aman
Invoicing EngineInvoice otomatis, Tracking pembayaran

EXCEPTION → invoice lewat jatuh tempo → reminder otomatis ke klien & agency

8
Contoh Agency

berlangganan dalam satu platform

1
Codebase

dipakai semua agency (multi-tenant)

0
Invoice Manual

buat agency yang sudah pakai sistem

Perubahan utamanya ada di cara agency-agency ini kelola proyek & invoice sekaligus.

Before / tools terpisah-pisah

  • Tiap agency pakai spreadsheet/chat sendiri
  • Invoice diketik manual di Word per klien
  • Onboarding agency baru dibangun dari nol
  • Sulit lihat performa lintas agency
  • Update proses harus dilakukan satu-satu

After / satu SaaS multi-tenant

  • Semua agency pakai sistem yang sama
  • Invoice terbuat otomatis dari progress proyek
  • Agency baru onboarding dalam hitungan hari
  • Performa lintas agency terlihat di satu dashboard
  • Update fitur berlaku otomatis ke semua agency

Bukan cuma satu aplikasi tracking proyek.

Produk ini bisa dikembangkan bertahap sesuai jumlah agency yang bergabung.

01

Platform multi-tenant

Satu produk yang bisa dipakai banyak agency dengan data yang tetap terpisah aman.

02

Manajemen proyek & klien

Progress proyek, jam kerja, dan data klien dalam satu sistem per agency.

03

Invoicing otomatis

Invoice dibuat otomatis dari data proyek dan jam kerja, tanpa ketik manual.

Dari tools terpisah ke satu SaaS, secara bertahap.

  1. 01

    Petakan kebutuhan lintas agency

    Identifikasi proses yang sama di semua agency (proyek, klien, invoicing) sebagai basis produk.

    DISCOVERY
  2. 02

    Bangun arsitektur multi-tenant

    Struktur data yang memastikan tiap agency terpisah aman dalam satu sistem.

    FOUNDATION
  3. 03

    Bangun modul inti

    Manajemen proyek, klien, dan tracking jam kerja sebagai fitur utama produk.

    CORE PRODUCT
  4. 04

    Otomatiskan invoicing

    Invoice dibuat otomatis dari data proyek dan jam kerja yang tercatat.

    AUTOMATION
  5. 05

    Tambah lapisan lanjutan

    Kalau dibutuhkan, bisa ditambah modul laporan profitabilitas proyek atau integrasi payment gateway.

    OPTIONAL
← Semua Solusi

Kalau invoice masih diketik manual di Word tiap agency, mungkin yang perlu dibangun bukan aplikasi satu agency — tapi produk yang bisa dipakai semuanya.