Dari Rekam Medis Kertas ke Satu Sistem Rawat Jalan
Ilustrasi web app internal untuk klinik yang butuh satu tempat kelola rekam medis, jadwal dokter, dan billing pasien.
Ini adalah konsep ilustratif, bukan proyek klien nyata — data dan hasil yang ditampilkan adalah contoh untuk mendemonstrasikan apa yang bisa kami buat.
Pasien datang tiap hari. Rekam mediknya masih di map kertas terpisah.
Saat rekam medis, jadwal dokter, dan billing dikelola di sistem/kertas yang berbeda-beda, staf klinik harus bolak-balik cari data dan pasien sering menunggu lebih lama dari yang seharusnya.
| Poli | Pasien/Hari | Status Rekam |
|---|---|---|
| Umum | 38 | Kertas |
| Gigi | 14 | Digital |
| Anak | 22 | Sebagian Kertas |
| Kandungan | 11 | Digital |
Bukan kurang tenaga medis. Tapi datanya tercecer di banyak tempat.
Rekam medis di map kertas terpisah
Riwayat pasien harus dicari manual di arsip fisik tiap kali kunjungan baru.
Jadwal dokter dan booking gak terhubung
Jadwal praktik dan antrian pasien dikelola di alat yang berbeda, rawan bentrok.
Billing dihitung manual di akhir
Tagihan konsultasi, obat, dan tindakan dijumlahkan manual saat pasien mau pulang.
Satu alur dari pasien daftar sampai billing otomatis selesai.
Rekam medis, jadwal, dan billing terhubung dalam satu sistem, staf gak perlu bolak-balik cari data.
Pendaftaran
Pasien daftar/checkin, data dasar langsung tertaut ke rekam medis.
Antrian Poli
Pasien masuk antrian sesuai jadwal dokter yang dipilih.
Pemeriksaan
Dokter input hasil pemeriksaan langsung ke rekam medis digital.
Billing Otomatis
Tagihan konsultasi, obat, dan tindakan terhitung otomatis.
Follow-up
Riwayat pasien tersimpan buat kunjungan berikutnya.
Contoh: klinik dengan 4 poli aktif.
Skenario ilustratif berdasarkan pola umum klinik rawat jalan kecil-menengah dengan beberapa poli. Angka di bawah adalah contoh untuk menggambarkan sistem, bukan klaim hasil klien.
Sistem terpadu rekam medis, jadwal, dan billing
Klinik punya 4 poli dengan jadwal dokter berbeda. Rekam medis, antrian, dan billing masih dikelola terpisah, bikin proses per pasien lebih lama dari seharusnya.
- Bagaimana riwayat medis pasien ini sebelumnya?
- Dokter mana yang jadwalnya masih tersedia hari ini?
- Berapa total tagihan pasien ini saat mau pulang?
Illustrated automation architecture
EXCEPTION → dokter cuti mendadak → jadwal & antrian otomatis disesuaikan
- 4
- Contoh Poli
- 1
- Rekam Medis
- 0
- Hitung Manual
terkelola dalam satu sistem
per pasien, bisa diakses semua poli
buat billing di akhir kunjungan
Perubahan utamanya ada di seberapa cepat satu kunjungan pasien selesai.
Before / sistem terpisah
- Rekam medis di map kertas per pasien
- Jadwal dokter dan antrian dikelola terpisah
- Billing dihitung manual di akhir
- Staf bolak-balik cari data antar sistem
- Antrian pasien sering lebih lama dari jadwal
After / sistem terpadu
- Rekam medis digital bisa diakses semua poli
- Jadwal dokter dan antrian terhubung otomatis
- Billing terhitung otomatis dari konsultasi & tindakan
- Staf kerja dari satu sistem, bukan banyak
- Alur kunjungan pasien lebih singkat
Bukan cuma rekam medis digital.
Web app ini bisa dikembangkan bertahap sesuai kebutuhan klinik.
Rekam medis terpadu
Riwayat pasien tersimpan digital dan bisa diakses semua poli terkait.
Jadwal & antrian dokter
Booking dan antrian pasien terhubung langsung ke jadwal praktik dokter.
Billing otomatis
Tagihan konsultasi, obat, dan tindakan terhitung otomatis per kunjungan.
Dari rekam kertas ke sistem terpadu, secara bertahap.
- 01DISCOVERY
Petakan alur pasien & data medis
Identifikasi proses pendaftaran, pemeriksaan, dan billing yang sekarang berjalan per poli.
- 02FOUNDATION
Bangun rekam medis digital
Struktur data pasien yang bisa diakses konsisten oleh semua poli.
- 03SCHEDULING
Hubungkan jadwal & antrian
Booking dan antrian pasien terhubung otomatis ke jadwal dokter.
- 04BILLING
Otomatiskan billing
Tagihan terhitung otomatis dari konsultasi, obat, dan tindakan yang diinput.
- 05OPTIONAL
Tambah lapisan lanjutan
Kalau dibutuhkan, bisa ditambah reminder kontrol pasien atau integrasi resep ke apotek.