Dari Listing di Grup Facebook ke Website yang Nangkep Inquiry Serius

Ilustrasi website untuk agen/developer properti yang listingnya masih tersebar di media sosial, belum ada satu tempat resmi buat calon pembeli.

REAL ESTATELISTING SHOWCASEINQUIRY CAPTURETRUST SIGNAL

Ini adalah konsep ilustratif, bukan proyek klien nyata — data dan hasil yang ditampilkan adalah contoh untuk mendemonstrasikan apa yang bisa kami buat.

Listing properti tersebar di grup Facebook. Calon pembeli susah bandingin.

Tanpa website, tiap listing baru diposting terpisah di media sosial — calon pembeli gak bisa filter berdasarkan lokasi/harga, dan agen kehilangan kontrol atas presentasi listingnya.

realestate_inbox / listing_inquiry
Listing Aktif
28
Inquiry/Bulan
46
Inquiry Gak Jelas Kebutuhan
22
Agen
3
Sumber InquiryJumlah/BulanKualitas Lead
Grup Facebook24Rendah
WhatsApp Broadcast14Sedang
Referral8Tinggi
Inquiry MasukLanjut Survey Lokasi
Q1Q2Q3Q4

Bukan kurang listing. Tapi gak ada satu tempat buat nampilinnya rapi.

01

Listing tersebar di banyak platform

Tiap listing diposting ulang manual ke beberapa grup/media sosial, informasinya gampang gak konsisten.

02

Calon pembeli sulit bandingin properti

Gak ada filter lokasi, harga, atau tipe yang bisa dipakai buat mempersempit pilihan.

03

Inquiry masuk tanpa detail kebutuhan

Chat masuk cuma 'nanya-nanya', agen harus gali detail dari nol tiap kali.

Satu alur dari cari properti sampai agen dapat lead yang jelas.

Website jadi katalog listing yang bisa difilter, form inquiry-nya udah nangkep detail kebutuhan.

01 / BROWSE

Katalog Listing

Calon pembeli filter properti berdasarkan lokasi, harga, dan tipe.

02 / DETAIL

Detail Properti

Lihat foto, spesifikasi, dan lokasi tanpa perlu chat dulu.

03 / INQUIRE

Form Inquiry

Isi form dengan kebutuhan spesifik (budget, jadwal survey, dst).

04 / NOTIFY

Notifikasi Agen

Agen terkait langsung dapat notifikasi dengan detail lead.

05 / FOLLOW-UP

Follow-up

Agen follow-up dengan konteks lengkap, bukan tanya dari nol.

Contoh: agen dengan 28 listing aktif.

Skenario ilustratif berdasarkan pola umum agen/developer properti skala kecil-menengah. Angka di bawah adalah contoh untuk menggambarkan sistem, bukan klaim hasil klien.

Skenario Ilustratif

Website katalog listing multi-agen

Agen mengelola 28 listing aktif yang selama ini dipromosikan lewat grup Facebook dan broadcast WhatsApp. Calon pembeli kesulitan membandingkan pilihan.

Tujuan utama: membuat calon pembeli bisa menjawab tiga pertanyaan sendiri:
  1. Properti apa saja yang tersedia sesuai budget?
  2. Bagaimana detail lokasi dan spesifikasinya?
  3. Bagaimana cara jadwalkan survey lokasi?

Illustrated automation architecture

Katalog ListingFoto, Harga, Lokasi
Filter & PencarianFilter lokasi, harga, tipe
Form InquiryDetail kebutuhan, Notifikasi agen

EXCEPTION → listing terjual/tidak tersedia → otomatis ditandai/disembunyikan dari katalog

28
Contoh Listing Aktif

bisa difilter dari satu katalog

24/7
Katalog Terbuka

gak perlu posting ulang manual

1
Form Inquiry

pengganti chat 'nanya-nanya' generik

Perubahan utamanya ada di cara calon pembeli menemukan & bandingin listing.

Before / listing tersebar

  • Listing diposting manual ke banyak grup
  • Gak ada filter lokasi/harga/tipe
  • Inquiry masuk tanpa detail kebutuhan
  • Agen gali kebutuhan dari nol tiap chat
  • Listing yang sudah terjual masih terlihat aktif

After / website katalog listing

  • Semua listing tampil di satu katalog
  • Calon pembeli bisa filter sesuai kebutuhan
  • Inquiry masuk dengan detail budget & jadwal
  • Agen follow-up dengan konteks lengkap
  • Status listing terupdate otomatis

Bukan cuma galeri foto properti.

Website ini bisa dikembangkan bertahap sesuai jumlah listing & agen.

01

Katalog listing & filter

Halaman properti dengan filter lokasi, harga, dan tipe yang mudah diupdate.

02

Form inquiry terstruktur

Form yang menangkap budget, jadwal survey, dan kebutuhan spesifik.

03

Notifikasi agen otomatis

Lead baru langsung terkirim ke agen yang menangani listing terkait.

Dari posting manual ke katalog listing, secara bertahap.

  1. 01

    Petakan listing & data properti

    Kumpulkan foto, spesifikasi, harga, dan lokasi listing yang mau ditampilkan.

    DISCOVERY
  2. 02

    Bangun katalog & filter

    Desain halaman listing dengan filter lokasi, harga, dan tipe properti.

    FOUNDATION
  3. 03

    Pasang form inquiry

    Form terstruktur yang menangkap kebutuhan spesifik calon pembeli.

    INQUIRY
  4. 04

    Hubungkan notifikasi agen

    Lead baru otomatis terkirim ke agen yang menangani listing terkait.

    AUTOMATION
  5. 05

    Tambah lapisan lanjutan

    Kalau dibutuhkan, bisa ditambah peta interaktif, kalkulator KPR, atau virtual tour.

    OPTIONAL
← Semua Solusi

Kalau listing masih tersebar di grup Facebook, mungkin yang perlu dibenahi bukan cara jualannya — tapi tempat calon pembeli bandingin pilihan.