ChatGPT Resmi Jadi Very Large Online Search Engine di Uni Eropa

ChatGPT Resmi Jadi Very Large Online Search Engine di Uni Eropa

ChatGPT Very Large Online Search Engine kini bukan lagi sekadar label informal. Pada 31 Agustus 2026, Komisi Eropa resmi menetapkan ChatGPT sebagai Very Large Online Search Engine atau VLOSE di bawah Digital Services Act (DSA). Penetapan ini menjadikan ChatGPT sebagai AI chatbot pertama yang masuk kategori tersebut.

Perubahan ini dibahas dalam laporan Search Engine Journal tentang status ChatGPT sebagai Very Large Online Search Engine di Uni Eropa. OpenAI sendiri melaporkan bahwa ChatGPT search memiliki sekitar 159,1 juta average monthly active recipients di Uni Eropa untuk periode enam bulan yang berakhir 31 Maret 2026.

Angka tersebut jauh di atas ambang DSA sebesar 45 juta pengguna aktif bulanan. Konsekuensinya, ChatGPT kini masuk dalam pengawasan tambahan yang sebelumnya lebih identik dengan search engine dan platform digital besar seperti Google Search, Bing, TikTok, Amazon, dan platform lainnya.

Daftar Isi
  1. Apa Arti Status Very Large Online Search Engine?
  2. Kenapa ChatGPT Dikategorikan sebagai Search Engine?
  3. Berapa Banyak Pengguna ChatGPT Search di Uni Eropa?
  4. Apakah 159,1 Juta Itu Jumlah Seluruh Pengguna ChatGPT di Eropa?
  5. Berapa Lama OpenAI Harus Memenuhi Kewajiban Tambahan DSA?
  6. Apa Kewajiban Tambahan untuk ChatGPT sebagai VLOSE?
  7. Apa Itu Systemic Risk Assessment?
  8. Apakah ChatGPT Harus Diaudit Secara Independen?
  9. Apakah Peneliti Bisa Mendapatkan Akses Data ChatGPT?
  10. Kenapa Researcher Access Penting untuk AI Search?
  11. Apakah OpenAI Harus Membuka Algoritma ChatGPT?
  12. Apa Hubungannya dengan Recommender System?
  13. Apakah ChatGPT Harus Memiliki Public Ad Repository?
  14. Apakah Penetapan Ini Berarti ChatGPT Melanggar Hukum?
  15. Berapa Potensi Denda Jika DSA Dilanggar?
  16. Kenapa ChatGPT Menjadi AI Chatbot Pertama yang Mendapat Designation Ini?
  17. Apa Bedanya ChatGPT dengan Google Search dalam Konteks DSA?
  18. Apa Dampaknya untuk AI Search Transparency?
  19. Apakah Status VLOSE Akan Mengubah Cara Brand Mengoptimalkan AI Visibility?
  20. Apa Dampaknya untuk Publisher dan SEO Team?
  21. Apa Hubungannya dengan DMA dan Akses Data Google Search?
  22. Apakah Designation Bisa Dicabut?
  23. Bagaimana OpenAI Sudah Memenuhi Kewajiban DSA Sebelumnya?
  24. Apa yang Perlu Dipantau sampai Januari 2027?
  25. Kenapa Ini Penting untuk Generative AI secara Lebih Luas?
  26. Apakah Ini Berarti AI Search Sudah Menggantikan Google?
  27. FAQ tentang ChatGPT sebagai Very Large Online Search Engine
  28. Kapan ChatGPT resmi menjadi VLOSE di Uni Eropa?
  29. Berapa pengguna ChatGPT search di Uni Eropa?
  30. Berapa ambang untuk menjadi VLOSE?
  31. Apakah designation berarti OpenAI melakukan pelanggaran?
  32. Apa kewajiban tambahan ChatGPT?
  33. Kapan kewajiban tambahan harus dipenuhi?
  34. Apakah status ini memengaruhi ranking ChatGPT?
  35. Kesimpulan

Apa Arti Status Very Large Online Search Engine?

Status VLOSE berarti sebuah layanan search online dianggap memiliki skala penggunaan sangat besar di Uni Eropa dan karena itu wajib memenuhi kewajiban tambahan di bawah Digital Services Act.

Dalam Digital Services Act, ambang utama untuk kategori Very Large Online Platform dan Very Large Online Search Engine adalah setidaknya 45 juta average monthly active recipients di Uni Eropa.

Setelah suatu layanan melewati threshold dan resmi ditetapkan Komisi Eropa, layanan tersebut tidak hanya mengikuti kewajiban dasar DSA. Ia juga masuk ke rezim pengawasan tambahan terkait systemic risk, transparency, audit, researcher access, dan accountability.

Untuk ChatGPT, perubahan ini penting karena secara regulasi Uni Eropa sekarang memperlakukannya bukan hanya sebagai chatbot, tetapi juga sebagai online search engine.

Kenapa ChatGPT Dikategorikan sebagai Search Engine?

Komisi Eropa menggambarkan ChatGPT sebagai hybrid service yang memenuhi definisi online search engine karena menjawab prompt dan query pengguna, termasuk dengan melakukan pencarian web.

Ini mencerminkan perubahan besar dalam perilaku pengguna.

Dulu alur pencarian informasi lebih sering berbentuk:

User
  ↓
Search engine
  ↓
Daftar link
  ↓
Website
  ↓
Jawaban

Sekarang alurnya dapat berubah menjadi:

User
  ↓
ChatGPT
  ↓
Search + synthesis
  ↓
Jawaban langsung
  ↓
Citation / source jika diperlukan

Ketika sebuah AI assistant sudah menggabungkan search, retrieval, synthesis, dan recommendation, perannya semakin sulit dipisahkan dari fungsi search engine tradisional.

Baca Juga:

Berapa Banyak Pengguna ChatGPT Search di Uni Eropa?

OpenAI melaporkan sekitar 159,1 juta average monthly active recipients untuk ChatGPT search di Uni Eropa selama enam bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026.

Metrik

Nilai

Ambang DSA VLOSE

45 juta pengguna aktif bulanan

ChatGPT search

Sekitar 159,1 juta

Periode pengukuran

6 bulan sampai 31 Maret 2026

Tanggal designation

31 Agustus 2026

OpenAI secara eksplisit menyatakan angka tersebut dihitung khusus untuk memenuhi kewajiban DSA dan tidak seharusnya digunakan untuk tujuan lain.

Ini penting karena metrik “monthly active recipients” dalam konteks DSA tidak otomatis sama dengan monthly active users yang biasa digunakan untuk laporan bisnis atau market share.

Apakah 159,1 Juta Itu Jumlah Seluruh Pengguna ChatGPT di Eropa?

Tidak tepat jika dibaca seperti itu. Angka yang dipublikasikan OpenAI adalah average monthly active recipients untuk ChatGPT search di Uni Eropa, dihitung khusus untuk DSA.

Artinya, angka tersebut tidak boleh langsung dipakai untuk menyimpulkan total pengguna ChatGPT, market share AI assistant, atau jumlah subscriber berbayar.

OpenAI sendiri memasukkan disclaimer bahwa angka itu hanya untuk compliance reporting.

Berapa Lama OpenAI Harus Memenuhi Kewajiban Tambahan DSA?

Komisi Eropa memberikan waktu empat bulan sejak notification designation.

Karena ChatGPT ditetapkan pada 31 Agustus 2026, additional obligations harus dipenuhi sekitar Januari 2027.

Dalam periode ini, OpenAI perlu menyiapkan beberapa layer compliance baru, termasuk risk assessment, audit, data access, serta transparency obligations.

Apa Kewajiban Tambahan untuk ChatGPT sebagai VLOSE?

Kewajiban terbesar berkaitan dengan systemic risk.

Komisi Eropa menyebut kategori risiko yang harus dinilai dan dimitigasi meliputi:

  • penyebaran illegal content;
  • dampak negatif terhadap minor;
  • dampak pada physical dan mental wellbeing;
  • fundamental rights;
  • electoral processes;
  • public security.

Artinya, OpenAI harus melihat bukan hanya apakah satu jawaban melanggar policy, tetapi juga apakah design dan algorithmic system mereka dapat menciptakan risiko sistemik dalam skala besar.

Apa Itu Systemic Risk Assessment?

Systemic risk assessment adalah evaluasi terhadap risiko berskala luas yang berasal dari cara sebuah platform atau search engine beroperasi.

Contohnya bukan hanya:

"Apakah satu jawaban salah?"

tetapi juga:

"Apakah sistem secara keseluruhan dapat meningkatkan
disinformasi, risiko terhadap anak, atau dampak pada pemilu?"

Ini menggeser fokus compliance dari individual incident ke platform-level behavior.

Apakah ChatGPT Harus Diaudit Secara Independen?

Ya. Menurut DSA, VLOP dan VLOSE harus menjalani independent audit setidaknya sekali per tahun.

Audit tersebut menilai compliance terhadap kewajiban yang relevan dan menghasilkan rekomendasi yang harus ditanggapi penyedia layanan.

Untuk sistem AI seperti ChatGPT, audit dapat menjadi salah satu mekanisme penting karena banyak keputusan user-facing berasal dari algorithmic systems yang kompleks.

Apakah Peneliti Bisa Mendapatkan Akses Data ChatGPT?

Designation membuka jalur hukum yang lebih kuat bagi vetted researchers untuk meminta akses ke data tertentu jika penelitian tersebut berkaitan dengan systemic risk.

Ini bukan berarti seluruh conversation pengguna menjadi terbuka untuk peneliti.

DSA membedakan antara data yang dapat diberikan kepada regulator, national authorities, dan vetted researchers sesuai prosedur serta tujuan tertentu.

Nilai strategisnya adalah researcher tidak lagi sepenuhnya bergantung pada scraping atau data publik ketika ingin meneliti dampak platform skala besar.

Kenapa Researcher Access Penting untuk AI Search?

AI search memiliki beberapa behavior yang sulit dipelajari hanya dari luar.

Misalnya:

  • bagaimana recommendation berubah;
  • bagaimana risiko sistemik tersebar;
  • bagaimana sebuah algorithmic system memperlakukan kategori tertentu;
  • bagaimana content moderation bekerja dalam skala besar;
  • bagaimana exposure berubah selama periode tertentu.

Researcher access dapat membantu membuat studi yang lebih kuat dibanding hanya menjalankan beberapa prompt secara manual.

Apakah OpenAI Harus Membuka Algoritma ChatGPT?

Tidak dalam arti mempublikasikan source code atau seluruh model weight.

DSA lebih berfokus pada accountability, risk assessment, regulator access, dan transparency.

Komisi dapat meminta data atau informasi yang dibutuhkan untuk pengawasan, dan vetted researchers dapat mengakses data tertentu jika syaratnya terpenuhi.

Namun designation bukan berarti OpenAI harus membuat semua intellectual property menjadi publik.

Apa Hubungannya dengan Recommender System?

Untuk layanan yang menggunakan recommender system, DSA dapat mewajibkan adanya setidaknya satu opsi yang tidak berbasis profiling pengguna.

Apakah dan bagaimana kewajiban ini diterapkan pada setiap aspek ChatGPT akan bergantung pada fungsi yang termasuk dalam scope regulasi.

SEJ menuliskan kewajiban ini sebagai “where applicable”, jadi tidak tepat menganggap semua respons ChatGPT sekarang harus memiliki toggle rekomendasi non-personalized yang identik dengan social media feed.

Apakah ChatGPT Harus Memiliki Public Ad Repository?

Jika layanan menampilkan iklan yang masuk dalam scope DSA, VLOP/VLOSE harus memelihara public repository untuk advertisement tersebut.

SEJ kembali menulis kewajiban ini sebagai applicable obligation.

Jadi status VLOSE tidak otomatis berarti ChatGPT saat ini memiliki kewajiban praktis tertentu jika fitur yang menjadi pemicunya belum digunakan dalam cara yang relevan.

Apakah Penetapan Ini Berarti ChatGPT Melanggar Hukum?

Tidak. Ini adalah distinction yang sangat penting.

Designation bukan finding of wrongdoing.

Komisi Eropa menetapkan layanan sebagai VLOSE karena skala dan karakter layanannya, bukan karena layanan tersebut terbukti melakukan pelanggaran.

Enforcement process merupakan hal yang terpisah.

Berapa Potensi Denda Jika DSA Dilanggar?

Search Engine Journal mencatat bahwa pelanggaran DSA dapat menghasilkan denda hingga 6% dari global annual revenue perusahaan, tergantung jenis dan tingkat pelanggarannya.

Angka ini menunjukkan bahwa designation bukan sekadar label administratif.

Begitu sebuah platform masuk kategori VLOSE, risiko compliance menjadi material secara finansial.

Kenapa ChatGPT Menjadi AI Chatbot Pertama yang Mendapat Designation Ini?

Karena skala penggunaan fitur search-nya sudah melampaui threshold 45 juta pengguna aktif bulanan di Uni Eropa.

OpenAI melaporkan sekitar 159,1 juta recipients, lebih dari tiga kali lipat threshold.

Selain itu, ChatGPT sudah memiliki fungsi yang cukup jelas sebagai search service: pengguna dapat memasukkan query dan sistem dapat mencari web untuk menjawabnya.

Apa Bedanya ChatGPT dengan Google Search dalam Konteks DSA?

Keduanya sekarang sama-sama dapat masuk kategori VLOSE, tetapi user experience dan system architecture berbeda.

Aspek

Search Engine Tradisional

ChatGPT Search

Output utama

Ranked links + result features

Generated answer + sources

Synthesis

Lebih banyak dilakukan pengguna

Lebih banyak dilakukan AI

Interaction

Query-based

Conversational

Follow-up

Query baru

Context-aware conversation

Justru karena perbedaannya besar, enforcement DSA terhadap chatbot search akan menjadi area yang menarik untuk diamati.

Apa Dampaknya untuk AI Search Transparency?

Designation berpotensi meningkatkan tuntutan transparency terhadap bagaimana layanan besar menilai dan mengurangi risiko.

Namun marketer sebaiknya tidak mengharapkan bahwa DSA otomatis membuat ranking factor ChatGPT menjadi publik.

Transparency dalam DSA lebih banyak berkaitan dengan:

  • systemic risk;
  • audit;
  • content moderation;
  • researcher access;
  • regulatory oversight;
  • advertising transparency jika relevan.

Ini berbeda dari disclosure formula ranking.

Apakah Status VLOSE Akan Mengubah Cara Brand Mengoptimalkan AI Visibility?

Tidak secara langsung.

Designation ini adalah perubahan regulasi, bukan perubahan ranking algorithm yang diumumkan OpenAI.

Jadi tidak ada dasar untuk mengatakan:

"Karena ChatGPT sekarang VLOSE,
brand harus mengubah structured data X
agar lebih sering muncul."

Yang lebih relevan untuk brand adalah peningkatan accountability dan transparency di ecosystem AI search secara keseluruhan.

Jika tim Anda sebelumnya membahas AI visibility, citation, atau brand recommendation, artikel internal Schema untuk AI Citation: Cara Membuat Brand Lebih Mudah Dipercaya Mesin dapat digunakan sebagai internal link silo setelah URL artikel sebelumnya diverifikasi.

Apa Dampaknya untuk Publisher dan SEO Team?

Dalam jangka pendek, tidak ada perubahan technical SEO langsung yang diumumkan.

Namun status resmi ChatGPT sebagai search engine memperkuat satu perubahan struktural yang sudah terlihat sebelumnya: AI assistant sekarang semakin diperlakukan sebagai bagian dari search ecosystem, bukan produk chat yang berdiri di luar search.

Bagi SEO team, ini memperkuat kebutuhan untuk mengukur:

  • brand mention;
  • citation;
  • AI referral;
  • source visibility;
  • misrepresentation;
  • platform-level differences.

Traditional search dan AI search makin sulit dipisahkan sebagai dua dunia yang benar-benar berbeda.

Apa Hubungannya dengan DMA dan Akses Data Google Search?

SEJ menghubungkan designation ini dengan perkembangan terpisah di bawah Digital Markets Act.

DMA dan DSA merupakan regulasi yang berbeda.

Di bawah keputusan DMA yang dibahas sebelumnya oleh SEJ, chatbot dengan fungsi search dapat memenuhi definisi online search engine dan pada kondisi tertentu berpotensi mendapatkan akses ke data search tertentu yang diwajibkan untuk dibagikan Google kepada rival.

Designation terbaru berbeda karena menempatkan ChatGPT sendiri sebagai VLOSE di bawah DSA.

Jadi:

DMA:
competition dan gatekeeper obligations

DSA:
platform/search safety, transparency,
systemic risk, accountability

Apakah Designation Bisa Dicabut?

Ya. Komisi Eropa memiliki kewenangan mencabut designation jika suatu layanan berada di bawah 45 juta monthly active recipients di Uni Eropa selama satu tahun penuh.

Artinya status VLOSE bergantung pada skala layanan dan tidak harus permanen selamanya.

Bagaimana OpenAI Sudah Memenuhi Kewajiban DSA Sebelumnya?

OpenAI sudah memiliki beberapa mekanisme compliance DSA sebelum designation VLOSE ini, termasuk:

  • designated point of contact untuk authorities;
  • point of contact untuk EU users;
  • illegal content reporting;
  • moderation dan appeal process;
  • transparency reporting;
  • publication monthly active recipients untuk ChatGPT search.

Status VLOSE menambahkan layer obligation yang lebih berat di atas baseline tersebut.

Apa yang Perlu Dipantau sampai Januari 2027?

Ada beberapa perkembangan yang layak dipantau setelah designation.

  1. Systemic risk reporting.
  2. Independent audit implementation.
  3. Researcher data access mechanisms.
  4. Additional transparency disclosures.
  5. How the Commission applies VLOSE rules to conversational AI.
  6. Whether enforcement interpretation differs from classic search engines.

Karena ChatGPT adalah AI chatbot pertama yang menerima designation ini, sebagian interpretasi praktis DSA akan berkembang melalui implementasi dan enforcement berikutnya.

Kenapa Ini Penting untuk Generative AI secara Lebih Luas?

Designation ChatGPT memperlihatkan bahwa regulator mulai menganggap Generative AI bukan kategori yang sepenuhnya terpisah dari platform dan search engine.

Jika sebuah AI product:

  • memiliki audience sangat besar;
  • menjawab search query;
  • mengakses web;
  • menggunakan algorithmic systems untuk menyajikan informasi;

maka kewajiban yang sebelumnya diterapkan pada search platform besar dapat mulai relevan.

Ini berpotensi memengaruhi bagaimana AI company mendesain governance, logging, risk assessment, transparency, dan data-access infrastructure.

Apakah Ini Berarti AI Search Sudah Menggantikan Google?

Tidak. Status regulasi tidak sama dengan market leadership.

ChatGPT melewati ambang pengguna yang cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai VLOSE, tetapi designation tersebut tidak membandingkan market share, total query volume, advertising revenue, atau search traffic dengan Google.

Kesimpulan yang aman hanya satu: ChatGPT search sudah cukup besar di Uni Eropa sehingga regulator memperlakukannya sebagai very large search service.

FAQ tentang ChatGPT sebagai Very Large Online Search Engine

Kapan ChatGPT resmi menjadi VLOSE di Uni Eropa?

Komisi Eropa menetapkan ChatGPT sebagai Very Large Online Search Engine pada 31 Agustus 2026.

Berapa pengguna ChatGPT search di Uni Eropa?

OpenAI melaporkan sekitar 159,1 juta average monthly active recipients untuk periode enam bulan yang berakhir 31 Maret 2026.

Berapa ambang untuk menjadi VLOSE?

Ambangnya adalah setidaknya 45 juta average monthly active recipients di Uni Eropa.

Apakah designation berarti OpenAI melakukan pelanggaran?

Tidak. Designation hanya menunjukkan skala dan kategori layanan. Finding of wrongdoing memerlukan enforcement process terpisah.

Apa kewajiban tambahan ChatGPT?

Di antaranya systemic risk assessment, risk mitigation, annual independent audit, regulator data access, researcher access, serta kewajiban tambahan terkait recommender dan advertising jika relevan.

Kapan kewajiban tambahan harus dipenuhi?

Empat bulan setelah notification designation, atau sekitar Januari 2027.

Apakah status ini memengaruhi ranking ChatGPT?

Tidak ada informasi bahwa designation mengubah ranking atau citation system. Ini adalah perubahan regulasi, bukan announcement algorithm.

Kesimpulan

ChatGPT Very Large Online Search Engine kini menjadi status resmi di Uni Eropa. Komisi Eropa menetapkan ChatGPT sebagai VLOSE pada 31 Agustus 2026 setelah OpenAI melaporkan sekitar 159,1 juta average monthly active recipients untuk ChatGPT search—jauh di atas threshold 45 juta.

Status tersebut membawa kewajiban tambahan di bawah Digital Services Act, termasuk systemic risk assessment, mitigation, independent audit, data access untuk regulator, dan akses untuk vetted researchers.

Designation bukan finding of wrongdoing dan tidak berarti OpenAI langsung melanggar DSA. Ia menunjukkan bahwa skala dan fungsi search ChatGPT kini cukup besar untuk masuk rezim pengawasan yang sama dengan search engine serta platform terbesar di Eropa.

Bagi tim Generative AI, SEO, dan digital strategy, implikasi paling penting bukan adanya “ranking factor” baru. Yang berubah adalah status kelembagaan AI search: ChatGPT kini secara resmi diperlakukan regulator sebagai bagian dari search infrastructure berskala sangat besar.

Jika bisnis Anda ingin membangun AI visibility monitoring, search intelligence, Generative AI governance, atau sistem digital yang perlu menyesuaikan perubahan ecosystem AI search, Anda dapat diskusikan kebutuhan teknologi bisnis kamu bersama tim teknis.

Punya Proyek di Pikiran?

Yuk bangun sesuatu yang keren bareng.

Hubungi Kami →
Bagikan
Artikel Sebelumnya

Schema untuk AI Citation: Cara Membuat Brand Lebih Mudah Dipercaya Mesin

Artikel Selanjutnya

Cara Restrukturisasi Tim Marketing dan Budget untuk Era AI Search

Artikel Terkait

Cara Memilih Aplikasi Kasir yang Tepat: Checklist Sebelum Anda Beli

7 September 2026

Cara Memilih Aplikasi Kasir yang Tepat: Checklist Sebelum Anda Beli

Google AI Mode dan Product Carousel Bisa Tampilkan Harga Berbeda: Apa Dampaknya untuk E-commerce?

9 September 2026

Google AI Mode dan Product Carousel Bisa Tampilkan Harga Berbeda: Apa Dampaknya untuk E-commerce?

WebMCP Hubungkan AI Agent dengan Action di Website: Cara Kerja dan Dampaknya

20 September 2026

WebMCP Hubungkan AI Agent dengan Action di Website: Cara Kerja dan Dampaknya

Komentar

Ada pertanyaan atau masukan? Tulis di kolom komentar!

Tulis komentar